Kenal Sedikit Apa Itu Sistem Pendukung Keputusan (SPK)

Apa sih itu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support Systems (DSS)? itu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) sebuah sistem informasi yang fleksibel, interaktif, dapat diadaptasi dan dikembangkan untuk menyediakan informasi, permodelan dan pemanipulasi data sehingga dapat menghasilkan berbagai alternatif keputusan dan jawaban dalam membantu manajemen dalam menangani berbagai permasalahan yang semi terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, dimana tak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat.

dalam penggunaanya Sistem Pendukung keputusan pasti memiliki beberapa keuntungan antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Mampu mendukung pencarian solusi dari berbagai permasalahan yang kompleks.
  2. Dapat merespon dengan cepat pada situasi yang tidak diharapkan dalam kondisi yang berubah-ubah.
  3. Mampu untuk menerapkan berbagai strategi yang berbeda pada konfigurasi berbeda secara cepat dan tepat.
  4. Pandangan dan pembelajaran baru.
  5. Sebagai fasilitator dalam komunikasi.
  6. Meningkatkan kontrol manajemen dan kinerja.
  7. Menghemat biaya dan sumber daya manusia.
  8. Menghemat waktu karena keputusan dapat diambil dengan cepat.
  9. Meningkatkan efektivitas manajerial, menjadikan manajer dapat bekerja lebih singkat dan dengan sedikit usaha.
  10. Meningkatkan produktivitas analisis.

Kenapa harus adanya Sistem Penunjang Keputusan ini?

Sistem pendukung keputusan tidak dimaksudkan untuk mengotomatisasikan pengambilan keputusan, tetapi memberikan perangkat interaktif yang memungkinkan pengambilan keputusan untuk melakukan berbagai analisis menggunakan model-model yang tersedia (Saragih, 2013). Tujuan dari Sistem Pendukung Keputusan menurut (Turban, Liang dan

Aronson, 2005) adalah sebagai berikut:

  1. Membantu manajer dalam pengambilan keputusan atas masalah semi terstruktur.
  2. Memberikan dukungan atas pertimbangan manajer dan bukannya dimaksudkan untuk menggantikan fungi manajer.
  3. Meningkatkan efektivitas keputusan yang diambil manajer lebih daripada perbaikan efisiensinya.
  4. Kecepatan komputasi. Komputer memungkinkan para pengambil keputusan untuk melakukan banyak komputasi secara cepat dengan biaya yang rendah.
  5. Peningkatan produktivitas. Membangun suatu kelompok pengambil keputusan, terutama para pakar, bisa sangat. mahal. Pendukung terkomputerisasi bisa mengurangi ukuran kelompok dan memungkinkan para anggotanya untuk berada diberbagai lokasi yang berbeda-beda (menghemat biaya perjalanan). Selain itu, produktivitas staf pendukung (misalnya analisis keuangan dan hukum) bisa ditingkatkan. Produktivitas juga bisa ditingkatkan menggunakan peralatan optimasi yang menentukan cara terbaik untuk menjalankan sebuah bisnis.
  6. Dukungan kualitas. Komputer bisa meningkatkan kualitas keputusan yang dibuat. Sebagai contoh, semakin banyak data yang diakses, makin banyak juga alernatif yang bisa di evaluasi. Analisis resiko bisa dilakukan dengan cepat dan pandangan dari para pakar (beberapa dari mereka berada di lokasi yang jauh) bisa dikumpulkan dengan cepat dan dengan biaya yang lebih rendah. Keahlian bahkan bisa diambil langsung dari sebuah sistem computer melalui metode kecerdasan tiruan. Dengan computer, para pengambil keputusan bisa melakukan simulasi yang kompleks, memeriksa banyak scenario yang memungkinkan, dan menilai berbagai pengaruh secara cepat dan ekonomis. Semua kapabilitas tersebut mengarah kepada keputusan yang lebih baik.
  7. Berdaya saing. Manajemen dan pemberdayaan sumber daya perusahaan. Tekanan persaingan menyebabkan tugas pengambilan keputusan menjadi sulit. Persaingan didasarkan tidak hanya pada harga, tetapi juga pada kualitas, kecepatan, kustomasi produk, dan dukungan pelanggan. Organisasi harus mampu secara sering dan cepat mengubah mode operasi, merekayasa ulang proses dan struktur memberdayakan karyawan, serta berinovasi. Teknologi pengambilan keputusan bisa menciptakan pemberdayaan yang signifikan dengan cara memperbolehkan seseorang untuk membuat keputusan yang baik secara cepat, bahkan jika mereka memiliki pengetahuan yang kurang.

Manfaat Sistem Pendukung Keputusan sangat banyak sekali. Pemanfaatan program atau aplikasi spk dalam kehidupan kita sehari-hari terdapat di berbagai bidang. Saat berbicara sistem pendukung, ini berarti program yang di rancang untuk membantu pengambilan keputusan. Nah siapa saja yang melakukan pengambilan keputusan ini,  dia adalah salah satu orang yang mempunyai peran dan tanggung jawab tentang keputusan yang di ambil, misalnya saja: manajer, direktur dan staf lainya. Dengan adanya sistem yang mampu membantu untuk menentukan keputusan, Keputusan yang di ambil akan lebih objektif. Hal tersebut yang di rasa sangat berperan penting terhadap pengambilan keputusan yang tepat sasaran pada sebuah kasus atau masalah.

Untuk contoh penggunaan Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa sadar kita dihadapkan pada banyak berbagai macam pilihan. jika kita memilih salah satu dari pilihan tersebut secara tidak langsung kita telah melakukan SPK atau Sistem Penunjang Keputusan. sebagai contoh sederhana adalah jika kita ingin membeli baju, dihadapkan pada 2 pilihan dan diharuskan untuk hanya membeli 1 baju, secara otomatis anda akan memilih pilihan baju-baju tersebut dari berbagai aspek/segi sehingga anda bisa memutuskan untuk membeli hanya 1 baju. Ketika kita melamar pekerjaan di suatu perusahaan, kita membantu perusahaan tersebut untuk memilih pelamar mana yang lebih kompeten terhadap lowongan ini. bantuan yang kita berikan sebagai penunjang keputusan adalah bagaimana kita menyelesaikan tes-tes yang diselenggarakan dengan baik, pada saat interview kita menjelaskan nilai plus yang kita punya, seperti kemampuan yang kita kuasai, bahasa yang kita bisa. dan Masih banyak lagi hal-hal pada kehidupan sehari-hari yang menggunakan SPK tanpa kita tahu.

 

writer : Aulia Nurhuda Apriyandi

Posted in

sasendoc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Whatsapp kami